Minggu, 28 Juni 2009

Bocah Itu Menggodaku

Tak seperti biasanya aku pulang lebih awal. Hari ini aku ada tugas luar kantor, sehingga aku bisa atur seberapa cepat aku harus pulang ke rumah. Tak seperti ketika tugas dalam kantor yang hanya bisa 'ceklok' mesin absensi setelah jam berdentang 5 kali (halah!)

Aku duduk malas-malas di angkutan umum. Sengaja memilih tempat diujung, supaya tak terganggu saat turun naik penumpang. Seragam kantorku (setiap senin pake seragam) sudah awut-awutan. Sebagian sisi bawah kemeja sudah lepas tak rapi lagi. Hanya ada beberapa orang penumpang. Seorang bocah lelaki SMP duduk di depanku. Tak menarik perhatian di awalnya. SMP gitu loh.. Bukannya menganggap remeh, tapi aku bisa dijerat pasal pelecehan anak di bawah umur bila berfikir yang macam-macam. Tapi kalau dilihat-lihat bocah ini cute juga. Tipikal anak jaman sekarang, sehat, bersih dan sudah mulai tumbuh kumis tipis di atas bibir merahnya. Sesuatu dibalik celana mulai bereaksi. Astagfirullah, nggak ah... Lagipula ingat ponakan euy!

Eit, tunggu dulu. Ini bocah dari tadi kok melirik-lirik aku terus? Bukannya ge er, emang kepergok beberapa kali. Eh, bukannya malu atau apa gitu, ini malah senyum-senyum... Ah, biarin aja, kali aja penampilan aku yang kucel sore ini bikin dia geli.

Aku kembali cuek, dengerin suara vina yang mendayu-dayu :
"bergetar hatiku
saat ku berkenalan dengan mu
ku dengar dia menyebutkan namanya"

"Kak, pulang kerja?"
Eh, bocah itu menyapaku.
"Eh iya.. Kamu pulang sekolah?", jawabku gagap, karena si bocah sudah duduk persis si sampingku. Damn it! Nih anak kapan pindahnya..
Eh dia kembali senyum-senyum. Sesekali dia melirik ke arah kemejaku yang awut-awutan.. lalu turun ke celana panjangku..

Eit apa nih maksudnya.. Apa ada yang salah?

"Kak, aku mau ngomong", dia memelankan suaranya
Halah! Apa lagi ini? Apa dia naksir aku? Ah gak mungkin
"Apa?" tanyaku penasaran..
"Resletingya kebuka tuh!"

Astaga!!!!

Tidak ada komentar: