Kamis, 30 Juli 2009

Inilah saatnya

Rasa di hati; suka, benci, marah, kecewa bahkan cinta hanyalah sementara. Hari ini kita boleh suka ama dia, besok bisa berubah jadi benci. Sekarang asyik bercinta, pekan depan bak musuh bebuyutan. Siapa yang mampu menjaga rasa di hati tak berubah? Tak ada seseorangpun.

Tak perlu khawatir, itu sangat manusiawi. Kita bukan makhluk abadi berpantang mati. Semuanya akan pergi, menghadap sang maha pemberi. Jadi?

Aku mencintaimu pertama kali seperti rumput dan embun. Kau membuatku sejuk. Kau pikat aku dengan kemilau beningmu.

Aku mengagumimu kedua kali seperti cerobong dan api membara. Kau hangatkan diriku, kau terangi gelapku.

Kali ketiga kau berubah, atau mungkin aku. Rasa sejuk dan hangat itu hilang entah kemana. Kemilau dan cahaya itu pudar tak berbekas.

Ku tak kan sesali, kau tak kan ku salahi. Mungkin sudah waktunya saja.

Gambir. 30 juli 09. 22.45

Tidak ada komentar: