Selasa, 17 November 2009

Aku mulai takut menjadi tua

Ada yang meramal bahwa tahun 2012 nanti umurku 50 tahun! Terlepas dari ramalan itu benar atau salah, yang jelas akan bertambah 3 tahun. Itupun kalau sang pemberi hidup masih memperbolehkan aku tetap bernapas. Yang pasti setiap bertambahnya umur maka jatah hidup semakin berkurang.

Banyak tanda-tanda yang sudah mulai terasa dengan bertambahnya usia. Rambut yg tadinya hitam lebat bak mayang terurai kini mulai rontok dan beruban bak rambut jagung. Kulit muka yg licin bak porselen cina, kini mulai kusam dan kendor di sana-sini. Otot-otot yang terpahat di lengan, paha dan dada, berganti lemak bak kantong air yang bergoyang. Tubuh tak lagi sekel dan sendi-sendi sering terasa gilu. Mungkin aku agak lebay, tapi itu nyata seiring bertambahnya usia.

Kata orang hidup dimulai di umur 50 tahun, eh… 40 apa 30 ya?. Lalu apa yang sudah aku punya? Rumah? Kendaraan? Tanah? Deposito? Bisnis? Istri? Anak? Karir yang bagus? Status sosial? Apa? Aku tak begitu mengkhawatirkan itu (mungkin karena sebagian sudah ku dapatkan). Tapi terus terang aku tetap mulai takut menjadi tua. Dan aku lebih takut menjadi tidak lagi berguna.

Parung, 17/11/09. 16.25 wib, selepas menelpon nenek yang mulai sensitif sejak tak lagi bisa melihat.

Tidak ada komentar: