Minggu, 28 Maret 2010

Gw nggak mau pacaran! Gw mo nikah!


Lama-lama tangan saya gatal juga nulis soal etika orang-orang dalam beriklan. Coba perhatikan iklan yang sangat mencolok mata di beberapa media online akhir-akhir ini (detik.com, kompas.com) :

gw nggak mau pacaran
gw monikah
BB-an gaul punya indosat
Hanya Rp 55.000-an per bulan

(dg foto model mirip Agnes Monica)

Menurut saya iklan ini 'menyindir' iklan provider seluler 3 (three) yang menawarkan paket Blackberry hanya Rp 88 ribu per bulan dengan Agnes Monica sebagai modelnya, yang konon kabarnya bila ada yang lebih murah dari itu akan dipacari oleh sang artis!. Sekilas orang akan berfikir iklan Indosat tersebut hanya untuk menarik perhatian konsumen, tapi jangan salah.... ini juga bisa bumerang bagi Indosat. Kenapa?

*******
Dulu, waktu saya masih segede termos. Saya dan dan abang saya seperti anjing dan kucing. Entah siapa yang jadi anjing, siapa yang jadi kucing. :-). Tapi yang saya ingat nenek menyebut kami seperti itu. Ada saja yang menjadi pangkal berseteruan kami. Soal makanan, mainan, baju dan lain-lain. Karena saya lebih kecil, saya lebih sering kalah (dan mengalah). Namun saya tak kehilangan akal, saya kadang menjelek-jelekkan si abang untuk mendapat simpati dari orang tua dan nenek. Si abang nakal! Si abang bau!. Si abang gembul!

Tapi apa yang saya dapat? Justru saya yang disuruh diam oleh orang tua dan nenek karena terlalu berisik dan sibuk menjelek-jelek sang kakak. Gagal deh maksud dan tujuan saya!

*****

Nah, walau kasusnya nggak sama persis, dan saya percaya Indosat tak bermaksud menjelek-jelekan Agnes Monica, tapi hal ini bisa berdampak mirip. Konsumen jadi dan calon konsumen bisa saja merasa tidak nyaman dengan cara beriklan seperti itu.

Alih-alih pengen mempengaruhi anak gaul untuk BB-an dengan Indosat, iklan ini justru berpotensi dijauhi anak muda, karena tak dipungkiri Agnes Monica punya penggemar yg tak sedikit terutama dari kalangan muda.

Saya percaya, Indosat pasti punya orang-orang pintar yang bisa bikin iklan lebih smart tanpa harus menyindir siapapun. Walau di dunia marketing dan promosi hal itu sering terjadi. Atau mungkin Indosat punya alasan lain kenapa melakukan ini? Entahlah.......:-)