Selasa, 29 Maret 2011

Repost : Kicau #vampirgalau

Suatu masa di negeri antah berantah ada sewujud vampir yg kesepian. Berbeda dg vampir yg lain, ia bertahan bukan dari darah manusia, tapi binatang. Si vampir tidak sampai hati membunuh manusia. Apalagi menjadikan mereka seperti dirinya. Karena ia tau bagaimana rasanya jadi vampir. Sepi sendiri kemudian terbakar mati. Suatu hari sang vampir jatuh berjumpa sewujud vampir muda. Bukan! Dia bukan vampir, hanya menyerupai. Sang penyerupa vampir menyatakan rasa. Sang vampir tak menampiknya. Tapi waktu berjalan, sang penghalang datang. Sang penghalang mengancam, sang vampir bimbang dan ingin sang penyerupa kembali jadi manusia. Karena jadi vampir tidak akan membawa kemanapun, tanpa tujuan dan akhirnya mati sia-sia. Kalaupun dia bertahan hidup, sang vampir akan jadi makhluk abadi yg bosan dg kekekalan lalu memilih tantang matahari terbakar mati. Demikian dongeng sang vampir hari ini. Vampir tua sok bimbang dan labil biar disangka alay! Arrrgh. Saatnya mencari darah hewan!

My Twitter @gugunku

12 Maret 2011.

Malam makin pekat. Udara dingin terasa padat. Dibalik cermin kusam #vampirgalau terlihat gusar dengan kulit yang makin memucat. Ada apa rupanya? Tak cukupkah darah hewan basi yg diminum hari ini? Masihkah rasa sakit datang saat pandangi nadi berdenyut itu?. Bukan karena itu. Belasan purnama tanpa itu bukan alasan #vampirgalau terlihat kacau. Ia bingung dengan rasa. Limbung dengan fakta. Was-was kutukan itu benar berujud. Cemas setiap rasa yang dipupuk berujung layu... lalu tiada. Ragupun berbuih. Dari balik cermin kusam #vampirgalau kembali lihat sosok pucat bermata kosong. Entah berapa purnama akan dilewati sebelum semua berakhir. Sekian dongeng #vampirgalau hari ini. Jangan percaya pada apa yg terbaca. Tapi boleh diuji apa yang terasa. Nite all. :-)

My Twitter @gugunku

29 Maret 2011

Tidak ada komentar: