Senin, 29 April 2013

Anggun, apa yang belum ku tahu tentang mu? Bagian 3.

thanks to : lumograph
------------------



:GO INTERNASIONAL:.
Untuk bisa go international satu-satunya cara harus keluar dari Indonesia. Tidak mungkin tinggal di Indonesia, tetapi bermimpi punya karir diluar negeri. Karena kita harus datang kenegara tujuan kita dan meyakinkan produser disana bahwa kita potensial.
Ini sama sekali tidak bisa dilakukan secara koresponden, tetapi harus bertemu langsung dengan mereka.
(Kompas, Oktober 1999)

.:KEMARIN BERBEDA DENGAN HARI INI, JUGA DENGAN ESOK HARI:.
Saya sekarang cenderung memikirkan untuk esok hari, bukan hari kemarin. Kemarin saya terkenal di Indonesia, tetapi diluar Indonesia bukan siapa-siapa.Pemikiran seperti itu yang memacu saya untuk bekerja keras.
(Kompas, Oktober 1999)

.:TERKENAL VS BERKEMBANG:.
Cita-sita saya bukan untuk menjadi penyanyi terkenal dunia, tetapi saya hanya ingin karir musik saya maju dan tidak stagnan. Kalau saya dulu berhasil di Indonesia, maka saya akan berpikir untuk berhasil diluar Indonesia.
Buat apa terkenal kalau tidak maju-maju.
Kompas, Oktober 1999)

.:WUJUD TERIMA KASIH KEPADA TUHAN:.
Tuhan sudah memberikan bakat kepada saya, maka saya wajib berterima kasih kepada Tuhan. Terus berkarya seperti menulis lagu dan menyanyi adalah salah satu cara saya berterima kasih kepada Tuhan.
(Kompas, Oktober 1999)

.:TENTANG ANAK:.
Memiliki anak itu tidak cuma sekedar hamil selama sembilan bulan, melahirkan dan setelah itu selesai. Saya belum ingin punya anak karena saat ini saya masih sibuk dengan karir saya. Saya tidak mau nanti karir saya mengganggu tanggung jawab saya terhadap anak saya, jadi bukan sebaliknya.
(Kompas, Maret 2000)

.:ABOUT CAREER:.
A profesional career isn't built in a minute, neither overnight, nor instanltly. You can't be in a rush when you want to build something good (America's Global Hit, September 1, 1998)

.:MASA LALU BUKAN UNTUK DI INGKARI:.
Kita semua punya masa lalu, baik yang menyenangkan dan yang buruk. Masa-masa itu sangat berpengaruh. Kalau tidak melewati itu, kita tidak mungkin bisa seperti sekarang.
(Bintang Indonesia, Agustus 1997)

.:BELAJAR DARI KESALAHAN:.
Sebagai manusia biasa, saya juga mempunya masa-masa yang buruk dan negatif dalam hidup saya. Tetapi saya cepat-cepat melupakannya. Yang membuat saya tetap berjalan lurus dan lebih berhati-hati adalah dengan belajar dari kesalahan
(Jakarta Jakarta, September 1997)

.:ARTIS LOKAL, PRODUK LUAR:.
Orang bilang saya sudah go internasional. Saya bukan penyanyi Prancis atau penyanyi asing. Saya tetap penyanyi Indonesia dengan latar belakang pendidikan kultur Indonesia. Saya lebih suka disebut sebagai artis lokal dengan produk luar.
(Kawanku, Oktober 1997)

.:SETUJU DENGAN PERUBAHAN:.
Apa artinya menjadi seorang artis kalau tidak punya keinginan untuk berkembang. Yang namanya berkembang, mau tidak mau harus setuju dengan segala macam bentuk perubahan. Perubahan dalam bentuk adaptasi.
(Gadis, September 1997)

.:HIDUP SAMA DENGAN JALAN PANJANG:.
Hidup ini seperti jalan panjang dan lurus yang terdiri dari banyak persimpangan. Disetiap persimpangan kita bertemu orang. Kita bisa bertanya kepada orang tersebut arah yang ingin kita tuju.

.:HIDUP ITU INDAH:.
Hidup ini indah dan sangat sementara. Makanya dalam waktu yang singkat sedapat mungkin harus berbuat sesuatu untuk mencapai keinginan. Tidak perlu muluk-muluk. Yang penting lakukan dengan benar. Karena dalam kebenaran akan menghasilkan kebahagiaan.
(Bintang Millenia, Oktober 2000)

.:MUSIK ITU TIDAK SEHARUSNYA MENJADI TREND:. Ibarat model busana atau model rambut, hari ini trend tetapi besok belum tentu dipakai lagi. Saya tidak mau lagu-lagu saya juga seperti itu. Bagaimanapun, perdiksi kesuksesan sebuah album tidak bisa dibuat karena kondisi setiap negara berbeda-beda. Jadi penerimaan terhadap sebuah album juga berbeda. (Dewi, Maret 2000)

.:LAGU YANG JUJUR:.
Saya hanya menulis lagu yang bagus dan jujur. Lagu yang bagus dan jujur ketika didengar tidak hanya berhenti ditelinga, tetapi akan sampai kehati.
(Dewi, Maret 2000)

.:MENGAPA MEMBANTU ORANG YANG SUDAH MAMPU?:.
Menjadi seorang public figure di Eropah, saya sering mendapat fasilitas dan diprioritaskan. Bahkan sering mendapat busana dan makanan mahal secara gratis. Kadang saya bingung, kenapa mereka justru membantu orang yang sudah mampu?
(Dewi, Maret 2000)

.:NOMADEN:.
Keinginan saya untuk meninggalkan Indonesia ibarat membaca buku. Ketika saya selesai membaca satu buku, saya tidak akan kembali membaca buku itu sampai berulang-ulang. Tetapi saya akan membaca buku yang lain. Itu juga sebabnya saya berani bilang saya tidak akan tinggal selamanya di Prancis. Mungkin nanti saya akan pindah ke Italy, Swiss atau Amerika.
(Dewi, Maret 2000)

.:HUBUNGAN ORANG TUA DENGAN ANAK:.
Baik buruknya hubungan orangtua dengan anak tergantung kepada cara orangtua mendidik anak. Orangtua harus menyadari bahwa anak cenderung belajar dari kesalahan dan punya mimpi sendiri. Sementara anak perlu menyadari bahwa orangtua orangtua sudah belajar dari pengalaman orangtua dan tidak ingin mereka sampai melakukan kesalahan sekecil apapun.
(Dewi, Maret 2000)

.:DUA PILIHAN HIDUP:.
Supaya bisa total dalam berkarir, saya mengkondisikan hidup saya hanya punya dua pilihan saja : menjadi penyanyi atau menjadi ibu rumah tangga. Dan saya memilih menjadi penyanyi.
(Dewi, Maret 2000)

.:KONTRADISKSI:.
Orang lain mungkin hanya bisa melihat sisi menyenangkan dari karir saya dimana saya bisa hidup mapan, tour keliling dunia, bertemu banyak orang penting, konser satu panggung dengan penyanyi top dunia. Padahal saya juga bisa depresi. Bayangkan ketika siang hari saya bertemu ribuan orang, malamnya saya sendirian tanpa siapa-siapa dihotel.
(Dewi, Maret 2000)

.:RESPEK DENGAN PROFESI LAIN:.
Bukan berarti karena sedikit sukses disatu karir, terus saya mencoba merambah bidang lain. Itu sama sekali tidak respek dengan bidang karir lain. Ini seperti melihat model atau aktris yang mengaku penyanyi, padahal tidak bisa menyanyi.
(Dewi, Maret 2000)

.:MUSIK BUKAN UNTUK BAHAN DISKUSI:.
Musik itu bukan sesuatu yang bisa didiskusikan, tetapi didegar dan diapresiasi.
(Kompas, Oktober 2000)

.:FULL OF SURPRISE:.
Life is full od surprise. Kita tidak pernah bisa menebak akan seperti apa hidup kita kedepan. Lakukan yang terbaik kemudian tunggu hasilnya. Itu saja.
(Nova, November 2000)

.:MENAMBAH PENGALAMAN HIDUP:.
Saya meninggalkan Indonesia bukan karena saya tidak suka Indonesia. Meskipun saya orang Swedia atau orang Malaysia, saya tetap kana meninggalkan negara saya untuk belajar banyak hal dinegara lain.

.:MENJADI ROLE MODEL:.
Meski tidak secara frontal, setiap kali datang ke Indonesia saya selalu berusaha untuk memperlihatkan serta mengajak penyanyi Indonesia lainnya supaya bisa seperti saya, yaitu punya mimpi dan mau berjuang mewujudkannya.
(Nova, Oktober 2000)

.:GO INTERNASIONAL KARENA PRIA ASING?:.
Saya hanya bisa tersenyum ketika beberapa orang menuduh saya berhasil go internasional karena menikah dengan pria asing. Padahal saya bukan penyanyi Indonesia satu-satunya yang menikah dengan pria asing.
Kalau memang seperti itu, kenapa mereka sampai sekarang tidak bisa go internasional?,atau kenapa penyanyi Indonesia yang ingin go internasionalmtidak menikah saja dengan orang asing?
Saya pikir itu adalah pemikiran yang picik.
(Femina, November 2000)

.:PUNYA SUARA BAGUS SAJA TIDAK CUKUP:.
Kalau ingin bisa menembus pasar dunia, modal suara bagus dan bisa main musik saja belum cukup. Hanya karya yang unik dan punya ciri khas yang akan diperhatikan.

.:SEMAKIN JAUH JUSTRU SEMAKIN DEKAT:.
Berada jauh dari Indonesia, saya justru merasa semakin dekat dengan Indonesia karena saya bisa memandang Indonesia dari sudut pandang yang lebih objektif.
(Cosmopolitan, November 2000)

.:MIMPI:.
Hidup harus punya mimpi, karena dengan mempunyai mimpi kita semangat untuk berjuang mewjudkan mimpi menjadi kenyataan.
(Nyata, September 2000)

.:KEPOMPONG:.
Proses menulis lagu buat saya sama seperti kepompong. Kita tidak tau apakah nanti akan menjadi lagu yang bagus atau tidak.
(Muda Musika, Oktober 2000)

.:DIANTARA DUA BEDA:.
Saya suka terlebih dahulu mendengarkan penadapat yang berbeda-beda mengenai issu tertentu sebelum saya mengemukakan opini saya.
(Muda Musika, Oktober 2000)

.:ALBUM ADALAH POTRET PRIBADI:.
Ibarat sebuah foto, album adalah potret realita diri kita pada satu masa. Album pertama saya adalah potret diri saya tiga tahun yang lalu, sementara album kedua adalah potret dirisaya saat ini. Aku akan selalu berubah seiring waktu.
(Millenia, November 2000)

.:PENDIDIKAN YANG SEBENARNYA:.
Pendidikan dan pelajaran yang sebenarnya justru kita peroleh dari kehidupan sehari-hari ketika kita terlibat langsung didalamnya.
(Gaul, Agustus 2002)

.:TIDAK MEMPERJUANGKAN SESUATU LEWAT MUSIK:.
Saya tidak memperjuangkan sesuatu lewat musik. Saya sadar selalu ada alasan untuk memperjuangkan sesuatu. Saya akan melakukannya lewat ajang diskusi atau debat, tetapi tidak lewat musik.
(Female, Desember 2000)

.:SELAMANYA INDONESIA:.
Saya lahir sebagai orang Indonesia. Walaupun saya bisa berbicara dalam bahasa asing atau mengecat rambut saya menjadi pirang, itu tidak akan pernah membuat saya menjadi orang Amerika atau Prancis.
(Herworld, Desember 2000)

.:EVOLUSI MUSIK:.
Musik saya akan berubah terus. Mungkin bukan perubahan yang drastis, tetapi lebih bersifat menawarkan hal-hal yang baru.
(Female, Desember 2000)

.:KARAKTER UNIK PEREMPUAN:.
Kita bisa selembut rusa atau semanis kupu-kupu. Tetapi kita juga bisa menjadi seganas ular atau segalak macan.
(Female, Desember 2000)

.:ASIAN-EUROPEAN:.
Saya tidak punya buku manual tentang bagaimana perempuan Asia hidup di Eropah. Saya hanya menjalankan kehidupan normal saya.
I'm Asian inside, but on the outside I'm European. (Female, Desember 2000)

.:SEMUA ADALAH ANUGERAH:.
Saya belum pantas disebut penyanyi kelas dunia. Tetapi saya mengakui kalau apa yang saya peroleh sampai saat ini dalam karir musik saya adalah anugerah.
(Femina, 2003)

.:SIMPLE AND CLEAN:.
Saya sering disarankan untuk dandan sedikit lebih atraktif. Tetapi saya justru bisa tertawa sendiri menyaksikan diri saya didandani menor, rambut dikeriwil dan baju bulu-bulu. Saya lebih suka tampil simple and clean
(Femina 2003)

.:MENJADI PEREMPUAN:.
Saya bersyukur Tuhan memberi perempuan bentuk lahiriah yang sangat berbeda dengan pria. Tuhan pasti membutuhkan waktu lebih lama untuk menciptakan keturunan Hawa.
(Cosmopolitan, Oktober 2003)

.:TENTANG CINTA:.
Segala sesuatu yang indah datangnya dari cinta.
(Cosmopolitan, Oktober 2003)

.:SAYANG SUAMI DULU SEBELUM SAYANG ANAK:.
Sebelum menyayangi anak, saya harus menyayangi bapaknya dulu. Suami bisa saja ganti, tetapi anak khan untuk seumur hidup. Ada istilah mantan suami, tetapi tidak ada istilah mantan anak. Makanya untuk urusan bapak calon anak saya, saya cukup berhati-hati,
(Good House Keeping, Desember 2003)

.:KRITIK UNTUK ORANG INDONESIA:.
Kebanyakan orang Indonesia itu lebih suka mengkritik usaha orang lain daripada mencoba melakukannya sendiri.
(FHM, November 2003)

.:KRITIK UNTUK ARTIS INDONESIA:.
Aku melihat artis Indonesia terlanjur merasa nyaman di Indonesia, Kurang berani keluar dari confort zone dan menoba diluar Indonesia. Mungkin karena keterbatasan kemampuan adaptasi bahasa, budaya dan yang lainnya.

.:YANG PENTING INTERNASIONAL, BUKAN NAMA NEGARANYA:.
Sejak dulu saya hanya ingin punya karir internasional, tidak peduli mau dinegara mana saya harus tinggal.

.:ANTARA EROPAH DAN AMERIKA:.
Saat ini saya memilih untuk berkarya di Eropah saja. Tetapi meski berada di Eropah, bukan berarti saya tidak bisa menembus Amerika.

.:TENTANG FANS:.
Fansku semuanya baik-baik semua. Hmmm, nggak semuanya sich. Maksudku mereka itu kritis-kritis, mungkin karena selera mereka bagus.

.:MUSIK BUKAN KOMPETISI:.
Buat saya, musik bukan untuk kompetisi karena setiap penyanyi atau musisi punya pasar masing-masing. Perbedaan masing-masing artis adalah masalah personality dan kwalitas musiknya sendiri.

.:TENTANG MEMBAHAGIAKAN ORANG LAIN:.
Untuk bisa membahagiakan orang lain, saya harus bisa membahagiakan diri sendiri dulu.
(Good House Keeping, Oktober 2003)

Tidak ada komentar: